Tampilkan postingan dengan label Metode Kerja Konstruksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode Kerja Konstruksi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Mei 2012

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Cor Nad Keramik

Sebelumnya kita siapkan alat-alat yang akan digunakan untuk melaksanakan pekerjaan cor nad keramik antara lain:
  1. Kain lap basah / spon atau busa basah untuk membersihkan permukaan keramik yang akan di cor nad
  2. busa / spon keras juga perlu kita siapkan.
  3. sikat kawat
  4. cetakan nad keramik seperti kawat, paku dan benda-benda lainya yang dapat membuat lebar nad keramik seragam, lurus dan rapi.
  5. skrap
  6. ember dan gayung
  7. sapu

Pelaksanaan Cara cor nad keramik
  1. Pastikan lahan kermaik yang akan di cor nad keramik sudah berumur 3 sampai dengan 4 hari dan penyesuaian lahan keramik yang akan dikerjakan menyesuaikan kapasitas produksi tukang bangunan dan tenaga kerja per hari.
  2. bersihkan nad keramik dengan sikat kawat sampai dengan kedalaman yang diperlukan, sehingga benar-benar bersih dan siap untuk di cor nad keramik.
  3. sapu nad keramik yang sudah disikat sebelumnya.
  4. siram lobang nad keramik yang sudah dibersihkan, siram dengan air kemudian diamkan sampai beberapa menit.
  5. Tuang adonan semen acian pada alur nad lubang keramik dengan pembagian luaasan keramik setiap 3 m x 3 m
  6. mengarahkan atau mengalirkan adukan ke nad keramik
  7. tekan adonan acian yang sudah setengah kering agar benar-benar mengisi setiap lobang nad keramik.
  8. bersihkan sisa-sisa cor nad keramik pada permukaan keramik dengan spon/kain lap basah.
  9. ratakan alur nad keramik dengan cara menekan cor nad dengan spon / kain kering keras.
  10. cekungkan cor nad keramik tersebut dengan cetakan nad keramik yang sudah dibuat sebelumnya bisa dari kawat yang di lengkungkan atau paku beton.
  11. merapikan pinggir keramik dengan skrap dari kotoran nad keramik yang masih menempel.
  12. setelah selesai maka kita bersihkan semua permukaan keramik yang telah di cor nad dengan sapu pembersih ruangan
Begitulah kurang lebih urutan cara cor nad keramik yang baik, silahkan berinovasi dengan menggunakan cara-cara lainya agar didapatkan hasil cor nad keramik yang lebih bagus, berisi, rapi dan enak dipandang

Senin, 07 Mei 2012

Metode Pemasangan Keramik


Metode
Pekerjaan pemasangan keramik dilaksanakan untuk memberikan keindahan pada lantai, dinding maupun struktur gedung lainya. Pekerjaan keramik membutuhkan metode kerja yang tepat serta pelaksanaan yang teliti sehingga dapat di hasilkan pekerjaan dengan kualitas yang baik.

Metode kerja pemasangan keramik adalah sebagai berikut:
  1. Pada saat membeli keramik dari suplier atau toko material sebelumnya dipisahkan dahulu keramik yang sewarna, karena meskipun dengan type keramik yang sama, jika waktu pembakaranya berbeda akan menyebabkan perbedaan warna, hal ini akan mempengaruhi hasil keindahan pasangan keramik.
  2. Keramik mempunyai ukuran kualitas yang biasa disimbolkan dengan KW 1, KW2, KW3. KW 1 adalah keramik dengan kualitas terbaik disusul dengan KW2 kemudian KW3.
  3. Untuk keramik jenis tertentu sebaiknya direndam dahulu sampai basah jenuh, sehingga dalam proses pemasangan nantinya tidak menyerap air semen.
  4. Menyelesaikan pekerjaan pipa yang akan ditanam didalam keramik, agar nantinya tidak terjadi bongkar pasang.
  5. Mengukur ruangan yang akan dipasang keramik
  6. Membuat gambar kerja pemasangan keramik berdasarkan hasil pengukuran sehingga dapat di tentukan lebar rencana potongan las-lasan pada pinggir ruangan ( untuk hasil yang indah maka lebar las- lasan tidak boleh melebihi ½ lebar keramik utuh).
  7. Membuat garis bantu kedataran dan ketegakan dengan benang ukur.
  8. Membuat kepalaan keramik berdasarkan ukuran gambar kerja yang sudah dibuat.
  9. Memasang keramik.
  10. Memasang nut keramik.
metode kerja pemasangan keramik tersebut hanya salah satu cara pemasangan keramik, yang tentunya banyak cara – cara lain yang lebih baik.

Syarat pekerjaan keramik yang baik diantaranya adalah:
  • Pasangan keramik tidak bergelombang
  • Letak aksesoris sanitair, seperti kran , wastafel berada pada tengah nut keramik
  • Lebar las-lasan atau potongan keramik pada daerah pinggir maksimal adalah ½ lebar badan keramik utuh.
  • jarak nut keramik sama, lurus , dan sejajar
  • Spesi keramik terisi penuh, untuk mengujinya dapat dengan ketukan, pada keramik dengan spesi kosong akan berbunyi nyaring.
  • nut keramik dinding menyambung dengan nut keramik lantai
  • Perempatan nut keramik rapi

Demikian gambaran tentang metode kerja pemasangan keramik ini semoga berguna

Pemasangan Dinding Marmer Sistem Basah dan Kering

Cara pemasangan dinding marmer sistem basah dan kering adalah dua hal yang berbeda namun bertujuan sama yaitu bagaimana cara memasang batu marmer dengan metode kerja yang cepat mudah murah serta menghasilkan sebuah pekerjaan marmer yang bagus. Batu marmer adalah batu alam yang terjadi karena proses pengendapan di kerak bumi sehingga menghasilkan batu gamping untuk kemudian mengalami metamorf ( perubahan ) menjadi batu marmer. terdapat berbagai warna dan texture marmer yang dapat dipilih untuk mempercantik arsitektur bangunan namun mahalnya harga marmer per m2 ternyata menjadi sebab material ini lebih banyak digunakan pada bangunan kelas mewah dengan RAB mahal, berikut ini uraian tentang dua cara pemasangan dinding mamer menggunakan dua metode kerja yang berbeda.

Metode Pemasangan marmer sistem basah adalah Siapkan terlebih dahulu peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses pelaksanaan, kemudian lakukan seleksi terlebih dahulu cacat-cacat permanen , warna , arah serta marmer atau granit lalu tata sedemikian rupa untuk menentukan posisi pemasangan marmer kemudian buat marking atau tandai marmer sesuai dengan arah serat terbaik yang diinginkan, lubangi marmer untuk tempat dudukan kawat angkur lalu Marking dan tandai letak angkur dan paku pada dinding yang akan dipasang marmer, pasang benang ukur untuk arah vertikal dan horizontal sesuai dengan gambar pelaksanaan ( Shop Drawing ) yang sudah dibuat sebelumnya, pasang kawat angkur arah vertikal dan horizontal sesuai dengan posisi marking dengan bantuan paku kemudian pasang angkur sesuai kedudukan pada dinding lalu dilakukan pekerjaan pemasangan marmer pada angkur yang telah terpasang dengan mendahulukan pemasangan arah vertikal kemudian dilanjutkan arah horizontal kemudian isi adukan pada celah antara dinding dan marmer dengan hati-hati agar posisi pemasangan marmer tidak berubah, pengecekan kerataan dan ketegakan dengan waterpass harus dilakukan setiap memasang marmer baru agar dihasilkan kualitas pemasangan yang rapi, setelah spesi mengering maka kawat bantu dapat dilepas lalu setelah semua marmer terpasang dapat dilakukan pekerjaan pengecoran nad diakhiri dengan pembersihan dengan lap basah.

Metode pemasangan marmer sistem kering adalah hampir sama dengan sistem basah namun disini tidak digunakan spesi sebagai bahan perekat antara marmer dan dinding, yang mengikat marmer ke dinding hanyalah angkur dan paku yang dipasang sesuai dengan posisi rencana shop drawing, sehingga dalam sistem kering ini dapat lebih menghemat biaya pemasangan marmer karena tidak diperlukan adukan.

Untuk pemasangan marmer atau granit lantai akan lebih baik jika menggunakan sistem basah agar posisi pengikatan antara keramik dan lantai bangunan lebih kuat dan tahan lama, untuk pemasangan pada posisi lantai basah yang rawan terjadi penyerapan air tanah ke permukaan marmer sebaiknya dilakukan pekerjaan scred lantai terlebih dahulu dan ditunggu sampai benar-benar kering baru dapat dilaksanakan proses pemasangan marmer.

Sabtu, 05 Mei 2012

Metode Pasangan Keramik Dinding

Persiapan pekerjaan pasangan keramik dinding
1. Siapkan tenaga kerja, bahan dan peralatan yang cukup
2. Bahan-bahan ditempatkan dekat pekerjaan pemasangan
3. Siapkan / bersihkan lokasi pekerjaan
4. Pilih seluruh keramik yang akan dipasang , sehingga ukurannya  sama dan tidak ada yang cacat (harus baik)
5. Rendamlah keramik yang akan dipasang agar jenuh kerja
6. Periksa dan siapkan saluran-saluran instalasi yang harus tertanam dibelakang tegel keramik dengan benar
7. Ayaklah pasir yang akan dipakai untuk spesi
8. Siapkan lampu penerangan untuk kemudahan pemasangan.
Pelaksanaan pasang keramik dinding
1. Patokan Ukuran
  • Buat garis-garis sipatan waterpas pada dinding keramik keliling +_ 1 m untuk penentuan peil ketinggian
  • Buatlah lotan- lotan pada dinding ditiap pojokan ruangan sekaligus sikuannya dan garis pertengahan dinding untuk pembagian tegel keramik
  • Ukurlah jarak – jarak dinding ruangan lebar dan tingginya, berikut bagian-bagian yang terpasang pada ruangan tersebut
  • Berdasarkan pengukuran dan data – data tersebut diatas buatlah gambar kerja pembagian pemasangan tegel keramik pada ruangan tersebut.
2. Pelaksanaan Pemassangan tegel keramik dinding
  • Sebagai patokan pemasangan kita ikuti gambar rencana pemasangan yang telah dibuat sebelumnya.
  • Pada pelaksanaan pemasangan keramik dinding sebaiknya tegel tegel ruangan tersebut belumterpasang
  • Berdasarkan lotan dan garis tengah dinding, kita pasang horizontal satu baris keramik dibagian bawah dinding, dan dua baris vertical dibagian pinggir dinding sebagai kepalaan pasangan
  • Pemasangan keramik kepalaan yang horizontal dimulai dari tengah dinding menuju kearah pinggir dan untuk keramik vertical dari bawah keatas
  • Pasangan keramik bagian pinggir tidak boleh terpadat potongan yang kecil, harus > ½ tegel keramik
  • Pasangan keramik harus mengikuti tarikan benang horizontal yang waterpas dan benang lotan untuk verticalnya
  • Untuk pasangan baris pertama keramik harus diplot dulu agar sesuai dengan gambar rencana dan tidak terdapat potongan yang kecil dibagian pinggir
  • Tiap baris pasangan keramik nad –nadnya harus dijamin lurus dan sejajar vertikalnya maupun horizontalnya
  • Spesi pasangan harus mempergunakan campuran yang kuat dan kedap air, cara pemasangannya spesi harus dipasang pada keramik dulu baru ditempelkan pada dinding dengan cara titekan dan diketok –ketok sampai dengan rata dan padat
  • Pasangan spesi keramik harus padat dan rata tidak boleh terdapat bagian yang kosong
  • Sebelum pemasangan dilakukan dinding maupun keramiknya harus dibasahi air terlebih dahulu.
  • Setelah keramik kepalaan terpasang, untuk pemasangan keramik selanjutnya dilakukan dari arah bagian bawah menuju keatas, agar pasangan yang baru tertahan bagian bawahnya
  • Untuk mendapatkan permukaan yang rata, pasangan keramik tiao baris harus ditap (diratakan) dengan jidar panjang dan diraba dengan tangan tiap sambungan nad keramik
  • Nad-nad keramik yang diberi celah, pengisiannya dengan mengoleskan adonan semen kental atau dengan bahan khusus
  • Harus diperhatikan tiap accessories, kran –kran air, sakelar-sakelar listrik dll sebaiknya dipasang pada persilangan tegel keramik
  • Pertemuan nad keramik pada pojokan harus ketemu dan sudutnya harus siku-siku dan lurus
  • Pertemuan keramik pada pojokan sebaiknya dipinggul (dibulatkan) atau dislep serong (adu manis)
Demikianlah metode kerja pemasangan keramik dinding dan semoga bermanfaat.

Metode Pekerjaan Pelesteran Yang Baik

Pekerjaan plesteran dinding batu bata maupun batako merupakan pekerjaan mudah, namun memerlukan perhatian dan metode cara plesteran dinding yang baik sehingga dapat dihasilkan pekerjaan plesteran yang baik, rata dan rapi.
Beberapa Peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan plesteran dinding antara lain:
  • a. Meteran
  • b. Jidar alumunium / jidar kayu kaso
  • c. Roskam kayu / roskam besi
  • d. kertas semen/ kertas bekas zak semen
  • e. Benang
Bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan plesteran dinding yaitu:
  • triplek
  • kawat ayam ( digunakan pada plesteran yang memerlukan perkuatan khusus atau pada plesteran dengan ketebalan lebih dari 3 cm )
  • air
  • semen
Berikut ini contoh metode cara plesteran dinding yang baik
  1. Pasang dinding batu bata / atau batako sesuai dengan rencana dinding yang sudah dibuat sebelumnya, pastikan dinding benar-benar tegak dan rapi karena akan menghemat pekerjaan plesteran.
  2. Basahi permukaan dinding batu bata/batako dengan menggunakan air sampai basah dan rata dalam kondisi jenuh air.
  3. Buat adukan untuk plesteran sesuai dengan perbandingan material yang direncanakan.
  4. pasang benang untuk menentukan ketegakan horizontal dan vertikal untuk keperluan penggunaan caplakan atau kepalaan plesteran dan cek kembali ketegakan dan kerataanya, ketebalan kepalaan plesteran disesuaikan dengan rencana ketebalan plesteran yaitu sekitar 1.5 cm s/d 3 cm.
  5. tentukan letak instalasi mekanikal elektrikal yang tertanam dalam plesteran , pastikan instalasi sudah terpasang semua agar tidak terjadi pekerjaan bobok pasang dikemudian hari.
  6. pekerjaan plesteran dapat dilaksanakan , selalu mengecek kerataanya dengan menggunakan alat jidar.
  7. setelah pekerjaan plesteran selesai lakukan penyiraman selama +/- 7 hari agar tidak terjadi keretakan dinding.
  8. pekerjaan acian dinding baru bisa dimulai setelah plesteran dinding benar-benar kering, kuat, karena jika terlalu terburu-buru melakukan pekerjaan acian maka terjadi pemanasan pada dinding yang menyebabkan finishing dinding menjadi retak-retak rambut.
Syarat-syarat pekerjaan plesteran yang baik adalah :
  • Permukaan rata dan halus
  • tali air lurus dan rapi
  • tidak keropos
  • ketegakan dinding lurus dan rapi
  • ketebalan plesteran hemat.
Demikian sebuah contoh metode cara plesteran dinding yang baik yang tentunya terdapat cara lain yang lebih baik lagi, jadi silahkan ber inovasi dan kreatif agar dihasilkan pekerjaan plesteran dinding terbaik

Cara Pemasangan Bata Merah Yang Baik

Batu bata merah adalah jenis material bangunan buatan yang terbuat dari tanah liat atau tanah lempung yang dicetak sesuai standar ukuran pasaran kemudian dibakar , disini mari kita uraikan dan bahas tentang cara memasang tembok batu bata merah yang bagus sehingga konstruksi yang kita bangun termasuk dalam kualitas tinggi dengan umur awet sesuai dengan perencanaan, yang dimaksud dinding disini adalah penyekat bangunan sebagai pemisah ruang karena ada juga dinding yang bersifat strukturan seperti shear wall sehingga tidak mungkin untuk menggunakan bata merah karena akan mengalami kerobohan.

Cara memasang tembok bata merah
Yah.. meskipun terlihat sebagai sebuah pekerjaan sederhana yang tidak memerlukan banyak teori dan banyak tukang bangunan yang bisa mengerjakan dengan baik namun agar menghasilkan kualitas dinding tembok bagus maka akan lebih baik jika kita melihat beberapa tips yang mungkin dilakukan untuk mendapat kualitas dinding maksimal, dan jika perlu bagi yang sudah berpengalaman dalam bidang pemasangan dinding ini bisa menambahkan disini
  1. Sebelum memulai pelaksanaan pekerjaan sebaiknya dibuat gambar shop drawing dinding terlebih dahulu sehingga bisa dilihat dengan tepat dimana posisi tembok akan dipasang serta pada bagian mana terdapat lobang kusen pintu dan jendela.
  2. Tukang batu yang ahli dalam bidang pemasangan dinding batu bata maka dapat menghasilkan kualitas pekerjaan bagus, namun bagi tukang yang belum yakin akan ketrampilanya bisa mencoba-coba latihan memasang batu bata terlebih dahulu dengan bahan potongan kayu seukuran bata merah dengan bahan perekat dari kapur sehingga mudah untuk dibongkar pasang.
  3. Batu bata yang digunakan sebaiknya dalam kategori bagus seperti tidak rapuh dan telah mengalami pembakaran sempurna, batu bata dengan teksture kasar akan lebih mengikat adukan jika dibanding yang berteksture halus dan rapi.
  4. Selalu gunakan waterpass, kayu jidar dan benang ukur untuk mengontrol ketegakan dan kedataran pasangan, karena pemasangan batu bata yang miring akan mempertinggi resiko tembok retak dan mempertebal plesteran jika hendak membuatnya tegak kembali sehingga menambah kebutuhan material yang seharusnya dapat dihemat.
  5. Menggunakan adukan dengan perbandingan campuran pasir dan semen yang cukup juga dapat mempengaruhi kualitas tembok, perbandingan yang banyak digunakan dalam pemasangan yaitu 1 pc : 6 ps atau satu semen berbanding enam pasir.
  6. Dalam melakukan pekerjaan plesteran dan acian harus ada waktu tenggang dari waktu pemasangan dinding bata agar tembok tidak berkeringat panas dan mengalami perkerasan terlalu cepat sehingga menyebabkan dinding retak-retak.
Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan dalam memasang tembok bata merah agar menghasilkan kualitas bagus, cara lain dapat dicoba-coba dan diterapkan sehingga didapatkan hasil yang lebih baik....

Cara Pemasangan Pondasi Tiang Pancang

Cara pemasangan pondasi tiang pancang
  • Melakukan pengetesan terhadap tanah dilokasi rencana pondasi untuk mengetahui jenis tanah dan kedalaman lapisan keras.
  • Menghitung struktur pondasi tiang pancang sehingga dapat ditentukan kebutuhan ukuran tiang pancang, spesifikasi material dan kedalaman tiang pancang sehingga kuat untuk menahan beban bangunan yang disalurkan ke titik perhitungan.
  • Produksi tiang pancang dapat dilakukan dipabrik dengan spesifikasi sesuai perhitungan kemudian dkirim ke lokasi proyek menggunakan kendaraan truck besar.
  • Pengangkatan tiang pancang dapat menggunakan alat tower crane atau mobil crane dengan posisi titik angkat sesuai perhitungan sehiingga tidak terjadi patah dalam pengangkatan.
  • Surveyor melakukan pengukuran dilapangan untuk menentukan titik-titik sesuai gambar kemudian mendirikan alat teodolit untuk mengecek ketegakan pemancangan, tiang pancang diangkat tegak lurus kemudian posisi ujung diesel hammer dinaikan dan topi paal dimasukan pada kepala tiang pancang.
  • Ketegakan posisi pemancangan dikontrol menggunakan 2 buah teodilit yang dipasang dari dua arah untuk memastikan posisi tiang pancang tegak dan melakukan control setiap 2 m, pemancangan dilakukan sampai dengan elevasi kedalaman yang direncanakan.
  • Tiang pancang yang tersisa diatas elevasi rencana dikelupas betonya sehingga tersisa besi tulangan yang akan dipakai sebagai stek untuk dihubungkan dengan pile cap pada bangunan gedung atau abutmen pada konstruksi jembatan.

Kesalahan yang mungkin terjadi pada cara pemancangan pondasi tiang pancang ini bisa terletak pada penggunaan bahan dibawah spesifikasi perhitungan sehingga pondasi tidak kuat, selain itu kesalahan dalam pengangkatan yang tidak berada pada titik aman dapat menyebabkan patah, kemiringan pemancangan juga bisa terjadi akibat kurang terkontrolnya ketegakan sehingga mengurangi kedalaman dan kekuatan pondasi yang berbeda dari perencanaan.